Salah satu kereta MRT Jakarta yang terkena aksi vandalisme
Ponimu Nawala Karsa Promo

Kejadian yang cukup tidak menyenangkan menimpa MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta Jumat (21/09/2018) pagi. Pasalnya terjadi vandalisme atau aksi coret-coretan pada dinding eksterior satu kereta dari salah satu rangkaian kereta milik MRT Jakarta yang sedang terparkir di area depo di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Waduh!

Hal ini diketahui dari sebuah status yang diunggah oleh seorang warganet bernama Gibran Art di Facebook. Dia menuliskan “Belum apa”udah di corat coret ni kereta MRT… Jakarta keras gaes”. Status tersebut sudah dihapus namun kemudian dipublikasikan ulang oleh Adriansyah Yasin Sulaeman di grup Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ) yang menyayangkan terjadinya aksi vandalisme ini.

Kejadian ini menambah daftar “kecolongan” MRT untuk yang kedua kalinya setelah pada Mei 2017 yang lalu terjadi kejadian beberapa anak muda tertangkap ber-swafoto di area terowongan yang saat itu masih dalam masa konstruksi. Hingga saat berita ini diturunkan, pihak MRT Jakarta belum memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai kejadian ini.

Baca Juga Artikel Berikut!  MRT Jakarta Selenggarakan Pameran Sayembara Rancangan TOD Dukuh Atas

Aksi vandalisme terhadap rangkaian kereta bukan hal yang asing di dunia, termasuk di Indonesia. Seolah sudah menjadi penyakit yang menahun, sudah beberapa kali kejadian rangkaian kereta di Indonesia menjadi sasaran vandalisme. Mulai dari pelemparan batu terhadap kereta yang sedang berjalan, upaya sabotase pada rel kereta, aksi coret-coret, dan lain-lain. Pelaku dapat dipidana sesuai KUHP dan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian karena aksi tersebut mengakibatkan kerusakan dan kerugian. Namun pemidanaan tersebut sering tidak dapat dilakukan karena rata-rata pelaku masih anak-anak atau remaja labil dengan alasan iseng belaka.

Untuk informasi, sejak awal Agustus 2018 lalu MRT Jakarta melakukan uji coba jalur dan tes penerimaan sistem (SAT / system acceptance test) pada seluruh 6 (enam) rangkaian kereta secara bergiliran hingga menjelang masa operasinya yang akan dimulai pada Maret 2019 mendatang.

Update: PT MRT Jakarta telah merilis siaran pers terkait aksi vandalisme pada rangkaian kereta MRT Jakarta. (Selengkapnya: MRT Jakarta Respon Aksi Vandalisme Kereta MRTJ)