Indonesia Comic Con
Kondisi keramaian saat Press Conference film Gundala
Ponimu Nawala Karsa Promo

Pada Minggu (28/10) lalu, saya berkesempatan untuk mendatangi hari kedua dari pagelaran acara kultur pop yang cukup beken dan paling banyak dinanti-nanti oleh para penggemarnya, yaitu Indonesia Comic Convention, atau biasa disebut dengan Indonesia Comic Con atau ICC. Acara kultur pop yang terbesar di Indonesia ini diadakan dari tanggal 27-28 Oktober 2018 lalu di Hall A Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.

Dengan tiket yang dibandrol seharga Rp 120.000,00, pengunjung sudah bisa menikmati beragam pameran dari banyak vendor terkemuka di ranah kultur pop seperti LINE Webtoon, Elex Media / Gramedia, Disney, Marvel, bahkan juga bisa menikmati karya industri lokal yang diperlihatkan dan diperjualbelikan.

Yang Hadir Dalam Indonesia Comic Con 2018

Sejak gate dibuka dari pukul 12.00 WIB, banyak pengunjung yang sudah terlihat sangat antusias mengikuti acara ini. Selain ingin sekadar cuci mata, banyak juga yang sudah berniat untuk melihat-melihat dan bahkan juga membeli barang-barang yang ada. Sebut saja merchandise resmi, komik, sampai figurine atau action figure. Meskipun harganya cukup mahal, namun masih ada banyak orang yang menyukainya atau menjadi kolektornya.

Oh ya, selain kedatangan vendor dari brand yang sudah ternama di ranah kultur pop, Indonesia Comic Con juga menghadirkan banyak stan dari industri lokal, toko mainan, dan juga komunitas kultur pop. Dari film, komik, game, sampai anime, pasti ada orang yang hinggap di stan tersebut. Salah satunya adalah stan komunitas pecinta One Piece bernama Wanpis Indonesia yang ikut memamerkan sejumlah manga dan produk yang terinspirasi dari karya Eichiro Oda ini, seperti sebuah pop-up book yang diberi judul Grand Paper Adventure. Komunitas Indo Harry Potter juga menghadirkan atraksi yang tak kalah unik. Ada sebuah kuis yang bisa diikuti oleh pengunjung, yaitu menebak nama belakang sejumlah karakter di serial Harry Potter. Jika berhasil menyebutkan 20 nama, maka pengunjung akan mendapatkan sebuah official poster buku Harry Potter edisi terbaru. Wah, menarik ya?

‘Poster Film Yang Sangat Berharga’

Stan komunitas sudah, stan industri kreatif lokal sudah, apalagi ya? Nah, di bagian ini, ICC 2018 akan terlihat jelas menawarkan hal yang berbeda dari semua acara kultur pop tahun ini. Yap, ada juga stan kolektor yang memamerkan koleksi poster film resmi yang ditandatangani oleh para pemainnya langsung, bahkan ada sertifikatnya tersendiri!

Baca Juga Artikel Berikut!  Bosan Mau Jalan Kemana? Ayo ke Jakarta Fair ke 51 (Bagian 2)

Adalah pak Bima, pemilik dari BST Memorabilia yang dengan senang hati menjelaskan kepada saya mengenai stannya ini. “Waktu itu sebenarnya mau coba di Pop Con Asia kemarin, cuma saya ketinggalan,” ujarnya. Beliau mengaku ini adalah pertama kalinya BST Memorabilia mengikuti acara Indonesia Comic Con. “Ekspektasi saya tidak terlalu besar pada awalnya, karena baru pertama kali pameran di sini,” ujarnya, “namun, sejauh ini, respon para pengunjung bagus. Banyak juga rupanya yang tertarik dengan poster film-film lama.”

Selain itu, beliau juga menjelaskan mengenai poster-poster film yang dipamerkan, baik yang lawas maupun yang baru. Ada poster yang eksklusif hanya ada di Indonesia, hanya satu kopi dari 50 edisi. Dan, luar biasanya lagi, kalau dilelang, harganya bisa mulai dari 35 juta rupiah. Karena animo pengunjung yang sangat besar, maka BST Memorabilia mengadakan acara lelang di panggung dekat Artist Alley, kawasan yang berisi stan komunitas dan industri kreatif lokal lainnya itu. Meskipun yang terkenal di stan beliau adalah poster film, pengunjung juga dapat menemukan poster vintage lainnya, seperti poster ABBA, poster promosional lagu We Are The World yang dirilis tahun 1985, bahkan juga ada poster gambar cover majalah Kawanku edisi tempoe doeloe.

Salah satu poster yang dipajang oleh BST Memorabilia

Kalau bosan dengan pameran stan, ada beragam acara seru yang bisa ditonton di dua panggung utama di acara ini. Satu terletak di area pameran utama, dan satu lagi di kawasan Artists Alley. Acaranya bisa bermacam-macam, seperti penampilan dari idol, workshop, dan bahkan acara tanya jawab dengan artis ternama seperti Kristian Nairn dan Amanda Righetti. Film superhero dari Indonesia, Gundala Putra Petir, juga mengadakan acara tanya jawab dan foto bersama terkait filmnya yang akan rilis tahun depan lho!

Baca Juga Artikel Berikut!  Kabar Baik! CNBC Indonesia Akan Segera Bersiaran Rabu Esok!

Satu lagi, ICC juga menghadirkan stan eksklusif. Selain barang-barang yang berbau kultur pop, ada juga makanan berbau kultur pop. Stan eksklusif ini adalah milik Shirokuma Café yang berkolaborasi dengan Gudetama, bertajuk ‘Gudetama in Desertland’.

Makanan yang ditawarkan adalah es krim yang disajikan dengan berbagai topping dan tentunya, aksesoris makanan berbentuk Gudetama. Uniknya, es krim ini diberikan pada pengunjung dengan tambahan satu ban pelampung kecil sebagai tatakan cup es krimnya. Banyak pengunjung yang mendatangi stan ini karena es krim ini terlihat sangat lucu dan menarik. Gudetama in Desertland sendiri baru akan hadir secara resmi pada pertengahan November 2018 di mal Kota Kasablanka. Penasaran kan?

Buat kalian yang suka dan tertarik pada segala macam kultur pop, tak ada salahnya untuk datang ke acara ini. Di tahun ini saja, banyak hal yang sangat berbeda dari tahun sebelumnya, dan banyak stan eksklusif yang sangat sayang sekali untuk dilewatkan. Kalau tidak bisa datang tahun ini, tidak apa-apa. Masih ada Indonesia Comic Con 2019 yang akan hadir pada 5-6 Oktober 2019. So, jangan khawatir ya, guys! Acara ini tidak akan kemana-mana, kok.

 

Leave a Reply