SCMA
Logo PT. Surya Citra Media (SCMA) | SCM
Ponimu Nawala Karsa Promo

Jakarta – PT. Surya Citra Media (IDX: SCMA), perusahaan induk SCTV dan Indosiar berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback). SCMA telah menyiapkan dana sekitar Rp. 3 Triliun untuk melakukan aksi korporasi itu.

Buyback 10% dengan dana Rp. 3 Triliun

Bursa Efek Indonesua
Bursa Efek Indonesia | Analisa.id/AntaraFoto

Rencana ini diungkap dalam keterbukaan informasi yang dikutip dari detik.com pada Selasa (30/10/2018), SCMA ini berniat akan membeli kembali maksimal 10% dari modal yang disetor perseroan atau maksimum sebanyak 1.462.160.123 lembar saham (1,46 miliar). Aksi buyback ini akan dilakukan setelah SCMA menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 5 Desember 2018. Pelaksanaan buyback saham akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dan dieksekusi paling lama 18 bulan terhitung sejak persetujuan RUPSLB dilaksanakan.

“Biaya yang akan dikeluarkan atas rencana tersebut, sekitar Rp 3 triliun, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham,” jelas Direksi SCMA dalam keterbukaan informasinya, dikutip dari kontan.co.id.

Adapun sumber dana dari aksi korporasi ini diambil dari saldo laba yang ditahan perseroan. Pada tahun 2017 jumlah modal atau ekuitas SCMA sekitar Rp. 4.4 triliun, setelah buyback diperkirakan ekuitas SCMA menjadi Rp. 1.4 triliun. Dampak dari pelaksanaan buyback adalah hilangnya pendapatan bunga atas dana yang digunakan untuk pembelian kembali saham SCMA.

Tujuan dari buyback saham ini tentunya untuk meningkatkan nilai saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas kepada para pemegang saham. Namun demikian, Direksi Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan rencana buyback oleh SCMA tidak akan mempengaruhi pembiayaan kegiatan usaha SCMA, mengingat SCMA mempunyai modal kerja dari arus kas yang cukup dan memadai untuk melaksanakan rencana termasuk pembiayaan kegiatan usaha SCMA.

Baca Juga Artikel Berikut!  Yuk, Intip Jadwal Terbit Komik Minggu Ini! [19 September 2018]

“Persetujuan atas rencana buyback akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada SCMA dalam mengelola modal, untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien,” jelasnya yang dikutip dari kontan.co.id. Aksi buyback saham akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat satu anggota bursa, dengan harga penawaran lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya.

Rencana Buyback, Harga Saham SCMA Turun

Menanggapi aksi buyback tersebut, dilansir dari CNBC Indonesia, harga saham SCMA hari ini turun 1,52% ke Rp. 1.615 per lembar saham. Sejak tahun 2014, harga saham SCMA tengah dalam tren menurun dengan harga tertinggi Rp. 4.130.

Leave a Reply