Badai Topan Mangkhut Akibatkan Gangguan Listrik di Cagayan, Filipina (Red Cross Photo/ABS-CBN)
Badai Topan Mangkhut Akibatkan Gangguan Listrik di Cagayan, Filipina (Red Cross Photo/ABS-CBN)
Ponimu Nawala Karsa Promo

Badai topan Mangkhut menghantam bagian utara Filipina pada Sabtu (15/5). Angin taifun terkuat di dunia juga menimbulkan hujan deras serta memutus aliran listrik serta komunikasi.

Dikutip dari AP, sekitar 12 orang menjadi korban jiwa dalam musibah ini.  Korban jiwa kebanyakan berasal dari “tanah longsor dan badai ganas”. Francis Tolelino, penasehat Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan terdapat dua korban anak-anak yang meninggal bersama orang tuanya setelah mereka “menolak untuk dievakuasi” di sebuah kota di Provinsi  Nueva Vizcaya. Tidak hanya korban jiwa, dua orang lainnya masih dinyatakan hilang. Sebanyak 16 orang diperkirakan “menjadi korban jiwa” apabila laporan korban telah diverifikasi.

Sementara itu, Mayor Mauricio Domogan mengatakan bahwa “sedikitnya tiga orang meninggal serta enam orang hilang di Kota Baguio setelah hujan dan angin kencang merusak beberapa rumah serta mengakibatkan tanah longsor. Badai juga menimbulkan akses jalan menuju destinasi wisata terputus. 

Badai Topan Mangkhut juga Ganggu Penerbangan di Filipina

Bandara Tuguegarao Mengalami Kerusakan Akibat Badai Topan Mangkhut (DOTr/ABS-CBN)
Bandara Tuguegarao Mengalami Kerusakan Akibat Badai Topan Mangkhut (DOTr/ABS-CBN)

Badai topan Mangkhut tidak hanya mengakibatkan kerusakan pada bangunan semata. Badai topan mengakibatkan sejumlah bandara mengalami penutupan hingga Minggu (16/3). Dilansir ABS-CBN, puluhan maskapai penerbangan juga menunda penerbangan domestik dan internasional, dari dan menuju Filipina, terutama di ibukota Filipina, Manila. Penundaan akibat badai topan berlangsung hingga Senin (17/9). 

Dipetik dari ChannelNewsAsia, badai kategori 5 memasuki Provinsi Cagayan pada waktu awal. Badai juga membawa hujan dan angin kencang ke seluruh wilayah di Pulau Luzon. Badai dengan kecepatan hembusan 305 kilometer per jam dilaporkan akan menuju Vietnam dan selatan Tiongkok.

Baca Juga Artikel Berikut!  Kompas TV: Berawal Dari "Menginspirasi" Hingga "Terpercaya"

Leave a Reply